Posted
by Kang Kroto on Thursday, October 10, 2013
CARA MEMBUAT SARANG BUDIDAYA
KROTO - Sarang budidaya kroto terbuat dari bahan-bahan yang murah yang terdapat
di rumah kita. Sarang buatan ini adalah sangat penting dalam budidaya kroto.
Sarang budidaya kroto sangat berbeda dengan sarang di alam, sarang ini adalah
hasil rekayasa untuk menempatkan semut rangrang pada budidaya kroto agar dapat
berproduksi atau bertelur dalam wadah yang mudah untuk dipanen nantinya.
Sarang budidaya kroto ini
terbuat dari bahan bekas yang sangat murah dan mudah kita dapatkan, baik di
rumah kita maupun di lingkungan tempat tinggal kita. Benda yang digunakan untuk
membuat sarang semut rangrang ini adalah toples bekas makanan.
Cara Membuat Sarang Budidaya Kroto
- Sediakan
toples bekas makanan.
- Bersihkan
toples dari kotoran dan sisa-sisa makanan.
- Setelah
bersih, lobangi bagian bawah toples, bisa di tengah atau di pinggir dengan
diameter 2 cm.
- Gunakan
pisau atau besi yang dipasaskan terlebih dahulu untuk membuat lubang.
- Setelah
lobang bagian bawah selesai dibuat, kemudian teruskan dengan membuat
lobang sejenis pada bagian samping, tepatnya 2 cm dari mulut toples.
- Guna
lobang adalah untuk lalu lintas semut rangrang ketika akan mencari dan
membawa masuk makanan untuk persediaan koloninya.
- Lobang
tersebut juga berfungsi untuk sirkulasi udara agar sarang tidak lembab dan
pengap.
- Manfaat
lainnya dari lubang adalah untuk mengeluarkan bau dan sisa makanan yang
sudah tidak dibutuhkan oleh semut tersebut.
- Jumlah
sarang yang kita buat menyesuaikan dengan jumlah koloni semut.
- Semakin
padat atau banyak koloni, semakin banyak pula sarang yang harus kita
sediakan.
- Jika
salah satu sarang telah ditempati semut dalam jumlah yang banyak atau
padat, maka secara otomatis semut akan mencari sarang baru untuk kenyamanan
dan perkembangbiakan.
Budidaya kroto adalah
merupakan peluang bisnis baru yang dapat mendatangkan penghasilan besar. Banyak
orang yang telah mengetahui akan hal ini, akan tetapi mereka masih bingung
harus mulai dari mana? Berikut ini 5 Cara Memulai Budidaya Kroto.
- Mempersiapkan
Rak Budidaya Kroto
- Mempersiapkan
Sarang Buatan
- Mempersiapkan
Peralatan Perburuan Sarang
- Berburu
Sarang Kroto di Alam
- Memindahkan
Semut Rangrang ke Sarang Buatan
Kita baca
penjelasannya satu per satu di bawah ini
Mempersiapkan
Rak Budidaya Kroto
Langkah pertama adalah
mempersiapkan kandang dan rak budidaya kroto. Kandang dibuat jauh dari
keramaian dan lalu lalang aktivitas manusia agar semut rangrang bisa hidup dan
berproduksi dengan tenang. Kandang harus rapat, bisa terbuat dari bambu atau
bahan bekas lainnya yang murah yang penting rapat dan diberi pintu. Luas
kandang sesuai dengan tempat yang kita miliki. Setelah kandang jadi, kemudian
membuat rak untuk meletakkan sarang buatan. Rak bisa dibuat dengan bersusun 3
atau 4 atau 5 sesuai dengan ketinggian yang kita inginkan. Rak dibuat dengan
ukuran kurang lebih tinggi 1,5 meter x panjang 2 meter x lebar 50 cm. Rak bisa
dibuat dengan bambu atau kayu yang ringan. Yang paling penting adalah kaki rak
diberi wadah air berupa ember atau baki atau lamparan atau nampan untuk
menghalangi semut melarikan diri.
Mempersiapkan Sarang Buatan
Sarang buatan budidaya kroto bisa terbuat dari toples, bekas botol air mineral, atau ember. Lobangi sarang buatan pada bagian bawahnya selebar 1 cm untuk keluar masuk semut mencari makan. Lobang cukup dibuat 2 saja. Jika lobang terlalu banyak, maka akan ditutup dengan sendirinya oleh semut rangrang. Sarang buatan diletakkan terbalik dengan posisi bagian bawah menjadi di atas, hal ini untuk menyesuaikan dengan kebiasaan semut rangrang yang bersarang pada bagian atap media.
Mempersiapkan Peralatan Perberburuan Sarang
Setelah kandang, rak, dan sarang buatan selesai dibuat, langkah selanjutnya adalah mencari dan mendapatkan bibit semut rangrang yang akan dibudidayakan. Namun sebelumnya harus mempersiapkan peralatan berburu berupa sabit atau gunting besar untuk memotong cabang atau ranting yang ada sarangnya, tangga untuk memanjat pohon, tali atau tambang untuk mengerek canang atau ranting yang ada sarangnya, kantong/kandi/karung untuk wadah sarang sementara. Satu yang paling penting adalah tepung tapioka atau kanji atau pati untuk melumuri tangan dan lengan kita agar semut tidak bisa merambat ke tangan kita agar tidak tergigit.
Berburu Sarang Kroto di Alam
Berburu sarang atau mencari benih atau bibit langsung dari alam adalah hal penting selanjutanya. Pada daerah-daerah tertentu, keberadaan sarang semut rangrang sudah sangat sulit dijumpai, sarang semut rangrang sudah sangat sulit dijumpai, akan tetapi, jika kita mau mencari dengan tekun dan pantang menyerah, ternyata di daerah-daerah tertentu masih banyak sarang semut rangrang. Selain berburu di alam, ada langkah mudah mendapatkan bibit semut rangrang, yaitu dengan membeli dari para peternak yang sudah berhasil. Silahkan mencari penjualnya yang banyak menawarkan melalui internet.
Memindahkan Semut Rangrang ke
Sarang Buatan
Setelah bibit atau
sarang kita dapatkan dari alam, langkah selanjutnya, kita bawa pulang untuk
dibersihkan dan dikeluarkan dari sarang, ini adalah proses yang lumayan sulit,
karena pada proses ini, resiko tergigit rangrang sangat besar, padahal
sebenarnya gigitan rangrang tidak terlalu sakit, sebentar saja sembuh, tetapi
mungkin karena jumlahnya yang cukup banyak sehingga terkadang kita merasa kaget
dan takut, tetapi lama-lama kita juga akan terbiasa dengan gigitan semut kroto
ini, sehingga tidak merasa sakit lagi, alias kebal.
Semut kita keluarkan dari sarangnya berikut dengan krotonya dengan cara membuang satu persatu daun yang menjadi sarangnya. Setelah semut dan kroto bersih dari daun dan ranting, selanjutnya semut dan kroto kita masukkan ke sarang baru yang sudah kita persiapkan sebelumnya (tentang cara membuat sarang baru, silahkan lihat posting selanjutnya). Setelah semut rangrang dan kroto masuk ke sarang baru, kemudian kita tutup rapat sarang baru selama 2 hingga 3 jam agar semut beradaptasi dengan lingkungan sarang baru tersebut. Setelah 2 sampai 3 jam, kemudian tutup lobang sarang kita buka, agar semut mendapat udara segar.
Untuk memindahkan semut dari sarang alam ke sarang buatan, peralatan yang digunakan adalah ember atau bak besar yang sekeliling sebelah dalamnya dibubuhi atau dilumuri dengan tepung kanji agar semut rangrang tidak dapat merambat naik dan keluar. Tangan kita juga harus dilumuri dengan tepung tersebut.


0 komentar:
Posting Komentar